Ketika kita terlupa…

30 08 2009

Teringat kiriman teman beberapa tahun yang lalu, ketika kami terlibat dalam 1 kepanitiaan. Dia kerja, aku penggembira…:p

Gara2 aku ada saingan ma 2 anak tengil lainnya dalam mencari perhatian seseorang yang kalo diinget2 gak banget sebenernya buat dikecengin. Ahahhahaaa….. Tapi aku suka persaingan,,,jadi ikutan a..jah. Hahahhaa…..

Ini dia nasihat untuk pekan ini.

Ternyata posisi kita, apa yang kita kerjakan, bisa digantikan orang lain. Renungkanlah….

Mungkin dulu kala kita pergi kuliah ke Bandung, orang tua kita begitu berat melepaskan…tapi seiring dengan berjalannya waktu, mereka pun mulai terbiasa dengan rasa itu…sama halnya ketika kita meninggalkan mereka…

Maka saudariku…kelak saat kita pergi dari dunia ini, mungkin banyak yang menangisi kepergian kita…tapi waktu kan membuatnya menjadi sebuah kenangan…mereka pun lupa, lupa bahwa kita pernah ada, bahwa dulu kita sangat mereka rindukan…

Ingatlah, ternyata betapa tak berarti hidup ini..saat itu semua hanya untuk sementara… Bukankah menjadi tak berarti hidup kita saat ia hanya untuk orang tua, untuk teman, APALAGI HANYA UNTUK CINTA….(jleb!)

Maka,hiduplah hanya untuk Allah, itulah yang akan membuat hidup ini berarti, yang menjadikan keberadaan kita dikenang…

Just for Allah my friends…:)

NB: Teruntuk….siapa pun! Inget2 lo ngapain!—Marshanjol mode ON..:p

Thx Oma buat nasehatnya…..^3^


Tindakan

Information

Tinggalkan komentar